Blog Bule

Jadi jangan menantikan bahasa yang fasih

Nikah Adil 03/02/2009

Filed under: Uncategorized — belindal @ 12:10 am

Aku berusasah cita-cita ku menjadi lancar Bahasa Indonesia — jadi aku membaca blog Nonadita.

Dia menulis tengtang menikah dan penharapan lakian untuk wanita sebelum dia menjadi istri mereka. Nonadita kata banyak laki-laki dan mentua pakai kondisi untuk calon suaminya harus mapuan memasak konon menikah.

Aku memalukan bilang Nonadita! Aku meragu dia lebih suka nikah lebih fleksibel! Di mana hormat dia untuk tradisi dan budaya?

Aku pikir ini hal paling penting, sebelumnya ini yayasan untuk menikah. Dari sejak itu manusia prasejarah wanita memasak untuk laki-laki, ini budaya benar! Dengan cara yang sama, waktu aku cari suami, aku akan memasak untuk dia seperti menuisa prasejarah wanita.

Tapi, tentu, calon suamiku bisa berburu binatang yang buas bahwa aku bisa memasak, misalnya, gajah, harimau, dan lain lain. Seperti manuisa prasejarah saja!

Tentu suamiku tidak mau kurang pertanggungan dari aku! Kalau memasakan tugasku, dia menjadi pemburu jadi aku bisa memasak.

Ya kan?! Ini adil, nggk?

Iklan
 

5 Responses to “Nikah Adil”

  1. nonadita Says:

    Hello!
    I didn’t stated that i won’t cook for my future husband. Yes, i do agree that there are gender specialization between man and woman in marriage. One of them are man playing role as bread-winner for his family, then woman will manage/cook the food.

    I do understand that the role has been played since prehistoric era. But then i pop an opinion, nowadays people are more flexible about this gender role. We can see that women are playing double roles, as a worker and also cook to whole family. Therefore, men who cooks for his family also becoming larger in number.

    But the main role for each person should not be neglected, of course. How wonderful if a couple helping each other in doing their domestic duties?

  2. bellesbits Says:

    Ya tahu dong! Aku bercanda saja! Aku sependapat degan dendapatmu!!!

  3. bellesbits Says:

    opps “pendapat”!!!!

  4. hedi Says:

    masalah peran laki dan perempuan selalu jadi polemik dan wacana hahaha

    *semoga bahasanya nggak keberatan buat belle* 😀

  5. ivo Says:

    setuju! laki-laki harus jadi pemburu kalau mau istrinya rajin masak…hahaha, sebab aku ga suka masak kalau dipaksa-paksa…. maunya masak karena aku lagi suka aja… ya kan?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s